KLIKJATIM.Com | Madiun - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggelar penjualan langsung barang rampasan negara (lelang) 28 handphone (hp) berbagai merek, Kamis 7 Mei 2026. Barang-barang tersebut berasal dari 15 perkara hukum yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.
Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPB) Kejari Kota Madiun Muhamad Safir mengatakan, kegiatan penjualan langsung barang rampasan negara tersebut merupakan agenda rutin yang umumnya dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. “Hari ini penjualan langsung barang rampasan negara, ada 28 hp dari 15 perkara. Dari hasil penjualan langsung tadi terkumpul Rp24.185.000,” ujar dia.
Baca juga: Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara Pidana
Safir menjelaskan, seluruh barang yang dijual sebelumnya telah melalui proses penilaian oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Hasil penjualan nantinya akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Hasilnya hari ini akan kami setorkan ke kas negara melalui rekening yang telah disediakan pemerintah,” kata dia.
Safir menambahkan, Hp yang dijual tersebut adalah barang bukti dari berbagai perkara atau kasus hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. "(Barang bukti yang dijual) mayoritas dari perkara narkoba, dan ada sebagian perkara judi," ucap dia.
Baca juga: INKA Ekspor Lagi 2 Unit Lokomotif ke Australia, Sinergi BUMN Tembus Pasar Global
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mengikuti lelang kali ini cukup tinggi karena seluruh barang berhasil terjual. “Biasanya ada yang tidak terjual, namun hari ini terjual semua. Harga mulai sekitar Rp500 ribu hingga Rp3 jutaan. Dalam lelang ini, penawar tertinggi yang mendapatkan barang,” ujarnya.
Salah satu peserta lelang, Novel Amar, warga Jalan Puspowarno, Kota Madiun, mengaku bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Dia berhasil memenangkan paket dua dan 14, yang berisi tiga hp berbeda merek dengan total nilai beli Rp2,5 juta. “Barang istimewa, layar dan mesin bagus, yang satu perlu perbaikan. Nanti rencananya saya jual lagi untuk dagang,” ujarnya.
Novel juga menilai antusiasme masyarakat terhadap lelang barang rampasan negara di Kota Madiun sangat tinggi. Dia bahkan mengaku tertarik mengikuti kegiatan serupa apabila kembali digelar di kemudian hari. "Saingannya Alhamdulillah luar biasa, (lelang) di Kota Madiun antusiasnya tinggi. Ini saya baru pertama ikut, nanti kalau ada lagi Inshaallah ikut," ujar dia.
Editor : Wahyudi