Matikan CCTV Terbongkar, Pencuri Toko Pancing di Wagir Diringkus Polisi

Reporter : Apriliana Devitasari
Barang bukti peralatan pancing di Toko Umpan Griya Cacing Malang, Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang

KLIKJATIM.Com | Malang - Unit Reskrim Polsek Wagir membongkar kasus pencurian peralatan pancing di Toko Umpan Griya Cacing Malang, Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pelaku berinisial DW (23), warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, diringkus polisi bersama puluhan barang bukti.

Aksi pencurian tersebut dilancarkan pada Jumat (24/7) siang. DW memanfaatkan kelengahan saat toko sepi karena sebagian karyawan sedang menjalankan ibadah salat Jumat.

Baca juga: Hina Pasien BPJS, Dokter Puskesmas Pakisaji Malang Dinonatifkan

Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono menjelaskan, kasus ini terungkap usai pemilik toko mendapat laporan dari saksi bahwa sejumlah barang dagangannya melayang.

"Korban mengetahui sejumlah peralatan pancing telah hilang setelah mendapat informasi dari salah seorang saksi. Saat dilakukan pemeriksaan rekaman CCTV, ditemukan adanya jeda rekaman karena kamera pengawas sengaja dimatikan. Sementara kondisi pintu maupun etalase tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kerusakan," kata Budiono, Selasa (28/7/2026).

Baca juga: Gubernur Khofifah Sapa Ratusan Ojol Kota Malang, Bagikan Bendera Merah Putih dan Sembako

Polisi bergerak cepat mengusut petunjuk tersebut hingga akhirnya mengamankan DW di lokasi kejadian beserta barang bukti.

"Modus yang digunakan pelaku adalah mematikan kamera CCTV terlebih dahulu agar aksinya tidak terekam, kemudian mengambil barang-barang di dalam toko tanpa sepengetahuan pemilik. Motifnya masih terus didalami penyidik," ujarnya.

Baca juga: Polres Malang Sita Sabu dan Ratusan Gram Ganja

Dari tangan pelaku, polisi menyita puluhan peralatan pancing berbagai merek, esens pancing, serta uang tunai dengan total kerugian korban mencapai Rp4 juta. Pelaku kini dijerat pasal tentang tindak pidana pencurian.

"Kasus ini masih kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha untuk memastikan sistem keamanan, termasuk CCTV, selalu berfungsi dengan baik serta segera melapor apabila menemukan adanya tindak pidana," pungkas Budiono.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru