KLIKJATIM.Com | Gresik — Sebanyak 47 Kades terpilih dalam pemilihan kepala Desa serentak 26 Maret lalu dilantik hari ini oleh Bupati Fandi Akhmad Yani, Rabu (20/4/2022).
Dalam sambutannya, bupati berpesan kepada kades yang baru dilantik agar segera bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Cepat menyesuaikan, meneruskan pembangunan desa sebagai ujung tombak pemerintah, menjalankan sustainable development goals (SDGs), semuanya seimbang, tak jomplang. Tak ada masyarakat tertinggal," katanya.
Ia juga meminta para kades membangun sinergitas dengan pemerintah dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Kami selaku pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya untuk saling sharing, diskusi untuk kemajuan pemerintah," terang bupati.
"Saya, Bu Wabup, dan ketua DPRD siap 24 jam. Silakan kami diganggu, silakan minta masukan dan saran dalam membangun desa, karena desa merupakan kepanjangan tangan pemerintah," terangnya.
Ia juga minta kades agar berinovasi serta berkreasi demi kemajuan desa. "Silakan DD (dana desa) dijalankan untuk kemajuan desa di era kemajuan teknologi," pungkasnya. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Lowongan Kerja Bank HSBC Indonesia Agustus 2026, Ini Formasinya
Bank HSBC Indonesia kembali membuka lowongan kerja pada Agustus 2026. Kesempatan berkarier ini terbuka bagi lulusan sarjana (S1), baik yang telah berpengalaman…
Pengguna Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Kendaraan Listrik Kian Meningkat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik terus menunjukkan tren positif. Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan l…
Khofifah Terima Delegasi Armada Angkatan Laut RRT, Perkuat Persahabatan dan Transfer Teknologi Industri Perkapalan
Kenalkan Salak Madu Hingga Penjajakan Kerja Sama Sektor Industri dan Teknologi Perkapalan.…
Rekam Istri Tetangga Saat Mandi, Mantan Kades di Nganjuk Dipolisikan
Seorang mantan kepala desa (kades) di Kabupaten Nganjuk dilaporkan ke polisi karena diduga merekam istri tetangganya usai mandi. Kasus tersebut kini masih dalam…
BB POM Surabaya Musnahkan 97.676 Obat Ilegal
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Surabaya, Jawa Timur, memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung obat-obat tertentu (OOT)…
Hina Pasien BPJS, Dokter Puskesmas Pakisaji Malang Dinonatifkan
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengambil tindakan tegas terhadap seorang dokter fungsional di Puskesmas Pakisaji yang diduga mengunggah komentar tidak berempa…