KLIKJATIM.Com |SURABAYA–PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menggelar acara khitan massal pada 22-23 April. Acara itu dalam rangka memeriahkan dan memperingati ulang tahun emas pengelola kawasan industri milik pemerintah itu.
Khitan massal itu disambut antusias warga, utamanya di sekitar wilayah operasional SIER. Total ada 110 peserta dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan masyarakat umum.Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono menuturkan, SIER selalu hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pada ulang tahun yang ke-50, SIER menggelar berbagai agenda yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya adalah khitan massal itu.
”SIER selalu berupaya untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat. Kegiatan khitan massal ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen kami sebagai badan usaha milik negara (BUMN), dalam memberikan kontribusi yang berarti,” ujar Didik.
Menurut Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) itu, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT SIER. Program itu berfokus pada pilar pembangunan sosial, terutama dalam bidang kesehatan.
”Sunat atau khitan dipilih sebagai salah satu kegiatan karena peran pentingnya dalam masyarakat tidak hanya dari segi keagamaan, tetapi juga dari aspek kesehatan. Khitan membantu mencegah penyakit dan menjaga kebersihan, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan anak-anak di sekitar wilayah operasional SIER,” ungkap Didik Prasetiyono.
Pelaksanaan khitan massal, lanjut Didik, didukung Bank Syariah Indonesia (BSI). Kerja sama tersebut menunjukkan kolaborasi yang baik antara sektor publik dan swasta, dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
”Kita bersyukur, ternyata partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini mencerminkan tingginya antusiasme dan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan. Informasi mengenai khitan massal tersebar luas melalui media sosial, memungkinkan lebih banyak orang untuk mendapatkan manfaat dari kegiatan ini,” ucap Didik.
Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta, dia menambahkan, kegiatan khitan massal itu juga menjadi sarana bagi SIER untuk memperkenalkan Klinik SIER kepada masyarakat. Dengan demikian, tidak hanya menjadi momen khitan semata, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Dalam khitan massal itu, metode sunat yang digunakan adalah sunat lem. Sebuah teknik yang terbukti efektif dalam menyatukan luka tanpa perlu menjahit. Muhammad Rizki Ilham Pratama, salah satu peserta khitan massal mengatakan, proses tersebut tidak menyakitkan sama sekali.
”Alhamdulillah sekarang saya sudah disunat. Tidak terasa sakitnya. Awalnya takut, karena kata teman-teman khitan itu menyakitkan. Tapi ternyata tidak. Terima kasih SIER dan BSI yang telah menggelar acara khitan massal. Sekarang saya sudah disunat,” ucap Muhammad Rizki Ilham Pratama. (jp/gin)
Editor : Redaksi
Lowongan Kerja Bank HSBC Indonesia Agustus 2026, Ini Formasinya
Bank HSBC Indonesia kembali membuka lowongan kerja pada Agustus 2026. Kesempatan berkarier ini terbuka bagi lulusan sarjana (S1), baik yang telah berpengalaman…
Pengguna Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Kendaraan Listrik Kian Meningkat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik terus menunjukkan tren positif. Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan l…
Khofifah Terima Delegasi Armada Angkatan Laut RRT, Perkuat Persahabatan dan Transfer Teknologi Industri Perkapalan
Kenalkan Salak Madu Hingga Penjajakan Kerja Sama Sektor Industri dan Teknologi Perkapalan.…
Rekam Istri Tetangga Saat Mandi, Mantan Kades di Nganjuk Dipolisikan
Seorang mantan kepala desa (kades) di Kabupaten Nganjuk dilaporkan ke polisi karena diduga merekam istri tetangganya usai mandi. Kasus tersebut kini masih dalam…
BB POM Surabaya Musnahkan 97.676 Obat Ilegal
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Surabaya, Jawa Timur, memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung obat-obat tertentu (OOT)…
Hina Pasien BPJS, Dokter Puskesmas Pakisaji Malang Dinonatifkan
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengambil tindakan tegas terhadap seorang dokter fungsional di Puskesmas Pakisaji yang diduga mengunggah komentar tidak berempa…