KLIKJATIM.Com | Gresik--Meski sempat terjadi polemik, penerapan parkir non tunai ternyata disambut baik warga Gresik. Sebab, dengan layanan parkir Non tunai ini tidak ada lagi celah bagi juru parkir nakal.
Selain itu, pembayaran parkir ini juga memudahkan warga. Dengan smartphone mereka bisa membayar parkir.
Hal itu seperti disampaikan Ali, warga Kebomas. Ia sudah memperaktikan sendiri cara membayar parkir menggunakan aplikasi yang tersedia di smartphone nya.
Caranya pun cukup mudah. Pengguna parkir bisa mengakses berbagai platfom pembayaran. Seperti Shopee, Link Aja, Dana dan OVO. Kemudian menscan QR Code yang dikalungkan petugas parkir.
“Bagus sih, karena kedepan kan bakal canggih juga. Apalagi semuanya kini sudah serba online,” ucapnya, Rabu (29/12/2021).
Selain itu, pengguna parkir lain, Imam juga menilai, jika pembayaran parkir non tunai sangat efisien. Selama ini, warga Kedanyang itu kerap menyodorkan parkir mobil seharga Rp 5 ribu tapi tidak diberi kembalian.
“Padahal harga parkir mobil kan kurang dari Rp 5 ribu. Kalau begini kan bayarnya pasti. Hanya Rp 3 ribu,” bebernya.(mkr)
Editor : Redaksi
Lowongan Kerja Bank HSBC Indonesia Agustus 2026, Ini Formasinya
Bank HSBC Indonesia kembali membuka lowongan kerja pada Agustus 2026. Kesempatan berkarier ini terbuka bagi lulusan sarjana (S1), baik yang telah berpengalaman…
Pengguna Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Kendaraan Listrik Kian Meningkat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik terus menunjukkan tren positif. Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan l…
Khofifah Terima Delegasi Armada Angkatan Laut RRT, Perkuat Persahabatan dan Transfer Teknologi Industri Perkapalan
Kenalkan Salak Madu Hingga Penjajakan Kerja Sama Sektor Industri dan Teknologi Perkapalan.…
Rekam Istri Tetangga Saat Mandi, Mantan Kades di Nganjuk Dipolisikan
Seorang mantan kepala desa (kades) di Kabupaten Nganjuk dilaporkan ke polisi karena diduga merekam istri tetangganya usai mandi. Kasus tersebut kini masih dalam…
BB POM Surabaya Musnahkan 97.676 Obat Ilegal
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Surabaya, Jawa Timur, memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung obat-obat tertentu (OOT)…
Hina Pasien BPJS, Dokter Puskesmas Pakisaji Malang Dinonatifkan
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengambil tindakan tegas terhadap seorang dokter fungsional di Puskesmas Pakisaji yang diduga mengunggah komentar tidak berempa…